WA/ No Telp : 0816212500

Navigation
  • Login
  • Daftar
  • Klien
  • Galeri
  • Blog
  • Kontak
  • Paket

Cara menghitung kapasitas HDD yang dibutuhkan untuk CCTV - Pemakaian DVR yang menggunakan hardisk untuk penyimpanan video selalu menimbulkan pertanyaan. Berapa kapasitas hardisk yang dibutuhkan untuk CCTV. Untuk itu, kita perlu mengetahui cara menghitung memori CCTV dan besarnya harddisk yang dibutuhkan untuk CCTV kita. Hal ini mengingat bahwa kapasitas penyimpanan akan berpengaruh dengan budget, lamanya penyimpanan video ataupun berapa HDD yang dibutuhkan. Nah, sebelum membahas hal tersebut sebaiknya kita harus tahu beberapa istilah-istilah yang biasa digunakan dalam sistem perangkat keamanan khususnya CCTV dan ruang penyimpananya:

1.Bit rate

Bit rate berhubungan dengan transmisi. Bit rate adalah jumlah rata-rata nilai bit yang diperlukan data video atau audio untuk menghasilkan suara atau tampilan dalam satu detik. Semakin besar bit rate maka semakin bagus kualitas suara dan tampilan, begitu juga ukuran filenya.

2.Data rate

Data rate adalah ukuran kecepatan bit data dalam proses transmisi, dihitung dalam bit per detik. Semakin kecil rate video, maka semakin besar kualitas gambar.

Setelah kita mengetahui dua istilah di atas dengan jelas, maka kita akan dengan mudah menghitung berapa besar kapasitas yang dibutuhkan untuk penyimpanan rekaman CCTV. Berikut adalah rumus untuk menghitungnya:

Jumlah CCTV: semakin banyak jumlah kamera CCTV, maka akan semakin banyak data yang ditangkap dan dikonversi menjadi data digital. 

Jumlah Frame per Second (fps)/Resolusi: video digital merupakan kumpulan frame yang dirangkai secara berurutan. Hal ini menyebabkan semakin tinggi frame per second, maka video digital akan tampak semakin halus, dan tentunya juga akan membuat ukuran data semakin besar. 

Ukuran Frame: semakin besar ukuran frame maka akan semakin besar pula ukuran data video. Terdapat beberapa ukuran frame yang umum digunakan pada DVR System, seperti: 352×288 PAL (CIF/Common Intermediate Format), 704×576 PAL (D1/Full Frame). 

Kualitas Video: adalah data analog yang dikonversi menjadi data digital menggunakan standar format video. Standar format ini akan menentukan seberapa tepat video digital merepresentasikan kondisi aktual. Video yang memiliki kualitas baik umumnya menyimpan informasi yang lebih detail dan tentunya ukuran juga lebih besar. 

Lama Waktu Perekaman: semakin panjang waktu perekaman maka ukuran video akan semakin besar. 


Berdasarkan faktor-faktor di atas, dengan asumsi 1 kamera, 1 frame  per second, Full Frame (D1), Kualitas standard, 1 hari, ukuran data video secara empiris kurang lebih 330 MB. Bila menggunakan ukuran frame CIF, ukuran video menjadi 145 MB. 

Berdasarkan satuan data di atas maka kita dapat melakukan kalkulasi ukuran data video pada sebuah sistem CCTV. Sebagai contoh, bila dalam sistem terdapat 4 kamera, video direkam 10 frame per second, full frame, kualitas standard, selama 30 hari, maka estimasi ukuran data video menjadi:

 4 x 10 x 30 x 330 MB = 396000 MB = 396 GB.

Hal ini berarti, sistem CCTV harus memiliki kapasitas peyimpanan (hard disk) sekurang-kurangnya 396 GB untuk dapat menyimpan data sesuai asumsi di atas. 


  • Feb 22, 2017
  • Category: CCTV